Sabtu, 24 Mei 2008

Brosur Pendaftaran Mahasiswa Baru FKH Unair_2



Brosur Pendaftaran Mahasiswa Baru FKH Unair_1



Bebas Penelitian di Kebun Binatang dan Taman Safari

FKH, Kampus C. Ruang gerak para dosen, peneliti, dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga, kini semakin leluasa. Dalam melaksanakan tugas belajar, penelitian, atau yang lain, kini mereka telah diberi kesempatan yang lebih luas. Khusus untuk penelitian dan pengabdian masyarakat, bersama pihak Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen dan Kebun Binatang Surabaya (KBS), FKH Unair bertekad akan melebarkan kiprahnya.

Sebagai penanda, Selasa (10/9) kemarin, FKH Unair bersama TSI II Prigen serta Perkumpulan Taman Flora dan Satwa Surabaya (PTFSS) KBS, telah menandatangani sebuah Memorandum of Agreement (MoA). Bertempat di aula FKH Unair, Dekan FKH, Prof. Romziah Sidik, Ph.D., drs., MS., telah menjalin kesepakatan dengan Ketua Kurator TSI II Prigen, drh. Ivan Chandra (mewakili Direktur TSI), dan Ketua PTFSS, Prof. drh. Soehartojo Hardjopranjoto.

Menurut Prof. Romziah, kerjasama ini terjalin karena adanya kesamaan kepentingan. Baik itu dalam hal penelitian, konservasi, ataupun usaha pelestarian sumber daya alam, terutama satwa. Ditujukan untuk kepentingan besar ilmu pengetahuan. "FKH Unair memiliki SDM, peneliti, dan fasilitas akademik berupa laboratorium. Maka dengan konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi, kedua pihak bisa saling bersinergi mengembangkan kepentingan secara bersama-sama. Mahasiswa dan dosen juga mendapat tempat dan penelitian yang komplit dan lebih luas. Baik itu di KBS maupun yang ada di Taman Safari di Prigen," ujar Prof. Romziah.

Kerjasama ini berusaha mempertajam aktivitas penyelamatan dan pelestarian terhadap satwa-satwa liar dan langka yang dimiliki oleh Indonesia. Dikatakan oleh Dekan FKH Unair, baik itu Banteng Jawa, Harimau Jawa, Harimau Sumatera, Jalak Bali, ataupun Komodo, merupakan kekayaan alam Indonesia yang harus dilestarikan dari kepunahannya.

"Itu merupakan tanggungjawab kita bersama untuk menjaga dan melindungi. Nanti kita bisa bersama-sama mengawasi kesehatannya dengan penelitian-penelitian, melakukan konservasi, pengembangbiakan. Bahkan bisa dipelajari kemungkinan melakukan transfer embrio pada satwa liar tersebut," tambah Guru Besar FKH Unair ini.

Ditambahkan oleh Ivan Chandra, pihaknya bersama FKH Unair TSI Prigen, ingin bisa melaksanakan aktivitas lebih konkret. Terutama untuk kepentingan pengembangan satwa. Diakui, selama ini seakan hanya banteng saja yang ditangani. Tetapi sebenarnya, TSI juga mengkonservasi satwa yang lain.

"Pada dasarnya kita sudah harus berpikir global, sehingga kita harus memulai upaya untuk mencapai hak cipta internasional, khususnya terhadap satwa liar yang dilindungi, dan untuk itulah kita perlu bekerjasama," tandas Ivan, yang juga alumnus FKH Unair tahun 1994.

Sementara Prof. Soehartojo menilai, bahwa sinergi tiga lembaga ini sangatlah cocok. FKH Unair sebagai lembaga pendidikan dan penelitian, TSI sebagai lembaga konservasi, dan PTFSS sebagai organisasi penyelamat satwa. Untuk itu, keikutsertaan dosen, peneliti, dan mahasiswa sangat diharapkan dalam melaksanakan penelitian terhadap satwa.

Meliputi kesehatan satwa, reproduksi, dan kemungkinan transfer embrio, hingga diakui oleh pihak internasional. Menurut Guru Besar Emiritus FKH Unair itu, populasi satwa bisa dicapai jika angka kelahiran, lebih besar daripada angka kematiannya. Sementara yang dicapai selama ini, barulah keseimbangannya. “Karena itu, jika teknologi embrio transfer bisa dilaksanakan, maka pengembangan populasi satwa liar dan satwa langka akan ada harapan baru,” ujarnya sembari menjelaskan teknis transfer embrio tersebut.

Unair, KBS, dan TSI Bekerjasama Selamatkan Satwa Langka

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen, dan Kebun Binatang Surabaya (KBS) sepakat menjalin kerjasama bagi penyelamatan dan pelestarian satwa-satwa liar dan langka.


Hal itu tertuang dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Agreement (MoA) antara FKH Unair dengan TSI II Prigen dan Perkumpulan Taman Flora dan Satwa Surabaya (PTFSS) yang berbasis di KBS yang ditandatangani di aula FKH Unair Surabaya, Selasa.

MoA itu ditandatangani Dekan FKH Prof Hj Romziah Sidik PhD MS dengan Ketua Kurator TSI II Prigen Drh Ivan Chandra (mewakili Direktur TSI); dan Ketua PTFSS Prof drh Soehartojo Hardjopranjoto.


"Kerjasama antarketiga lembaga memang sudah pernah dilakukan, tapi sekarang lebih dipertajam pada kegiatan-kegiatan yang konkret, terutama untuk berusaha melakukan penyelamatan dan pelestarian terhadap satwa-satwa liar dan langka yang dimiliki Indonesia," kata Prof Hj Romziah Sidik.


Menurut dia, sebagai contoh, Banteng Jawa, harimau Jawa, harimau Sumatera, jalak Bali, Komodo, dan sejenisnya adalah kekayaan alam Indonesia yang harus dilestarikan dari kepunahan, sehingga hal itu tentu menjadi tanggungjawab lembaga yang erat kaitannya dengan permasalahan satwa.



"Itu merupakan tanggungjawab kita bersama untuk menjaga dan melindungi. Nanti kita bisa bersama-sama mengawasi kesehatannya dengan penelitian-penelitian, melakukan konservasi, pengembangbiakan, dan akan dipelajari kemungkinan melakukan transfer embrio pada satwa liar," katanya.


Oleh karena itu, katanya, dosen, peneliti, dan mahasiswa FKH Unair Surabaya kini bebas dalam melaksanakan penelitian, tugas belajar, dan proses pembelajaran lainnya di Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen dan Kebun Binatang Surabaya (KBS).


"Terjalinnya kerjasama dan sinergi antartiga lembaga itu karena adanya kesamaan kepentingan dalam penelitian, konservasi, dan usaha pelestarian sumber daya alam, terutama satwa untuk kepentingan besar ilmu pengetahuan, sedangkan FKH Unair memiliki SDM, peneliti, dan fasilitas akademik berupa laboratorium dan penelitian lapangan ada di TSI dan KBS," katanya.


Senada dengan itu, drh Ivan Chandra mengatakan pihaknya bersama FKH Unair akan melaksanakan aktivitas lebih konkret untuk pengembangan-pengembangan satwa. "Kami selama ini seakan-akan hanya menangani banteng yang ada di taman nasional Baluran, Alas Purwo dan di Merubetiri," katanya.

Padahal, katanya, TSI sebenarnya juga mengonservasi satwa yang lain. "Kita sudah harus berpikir global, sehingga kita harus memulai upaya untuk mencapai hak cipta internasional, khususnya terhadap satwa liar yang dilindungi, dan untuk itulah kita perlu bekerjasama," kata alumnus FKH Unair tahun 1994 itu.


Sementara itu, Prof Soehartojo Hardjopranjoto selaku ketua PTFSS menilai sinergi tiga lembaga itu sangat cocok, karena FKH Unair sebagai lembaga pendidikan dan penelitian, sedangkan TSI sebagai lembaga konservasi, kemudian PTFSS sebagai organisasi penyelamat satwa.


"Untuk itu, keikutsertaan dosen, peneliti, dan mahasiswa sangat diharapkan untuk melakukan penelitian terhadap satwa, baik mengenai kesehatannya, reproduksinya, dan kemungkinan transfer embrio untuk mencapai hasil yang diakui internasional, sekaligus menyelamatkan satwa yang sudah sangat langka," katanya.


http://www.antara.co.id/arc/2007/9/12/unair-kbs-dan-tsi-bekerjasama-selamatkan-satwa-langka/

Lyrics Pilot Band - Sepanjang Hidupku [2008] - 02 - Sepanjang Hidupku

Music Myspace Comments
MyNiceSpace.com


[intro] C Am

C Am
karna dirimu kini ku bahagia
C Am
dan dikau berbagi canda tawa
F Dm
hilangkan gairah lelah hatiku
F G
hadirmu mengubah arti hidupku

C Am
jadilah aku tawanan cintamu
C Am
kuserahkan seluruhnya untukmu
F Dm
kupenuhi semua yang kau inginkan
F G
tiada yang penting selain dirimu


[reff]
C Am
sepanjang hidupku hanya ingin bersamamu
Em G
di setiap waktu disetiap waktu
C Am
sepanjang hidupku tak kurelakan dirimu
Em G
tuk tinggalkan aku tuk tinggalkan aku

C Am
sejuk kasihmu sampai ke tulangku
C Am
hingga detak jantungku kan berhenti
F Dm
senyum manismu sinari batinku
F G
tulus setia cintaku hanya untukmu


[interlude] Am G F F 2x
F G

D Bm
sepanjang hidupku hanya ingin bersamamu
F#m A
di setiap waktu disetiap waktu
D Bm
sepanjang hidupku tak kurelakan dirimu
F#m A
tuk tinggalkan aku tuk tinggalkan aku

Lyrics Dygta - Jatuh Cinta

Music Myspace Comments
MyNiceSpace.com


[intro] F Em Dm G


F G/F Em Am
Malam terasa indah sejak ku mengenalmu
F G/F Em Am
Pagi semakin cerah bila ku mengingatmu
Dm G
Apakah yang kurasa benar jatuh cinta


[chorus]
F
Mungkinkah aku jatuh cinta padanya
Em
Mungkinkah aku jatuh hati padanya
Dm G C
Hatiku terasa semakin rindu
F
Rindu ini hanya untuk dirinya
Em
Sayang ini hanya untuk dirinya
Dm G C
Oh tuhan aku jatuh cinta


[interlude] F G/F Em Am

F G/F Em Am
Mungkin hanya cintamu meluluhkan hatiku
Dm G
Apakah yang kurasa benar jatuh cinta

[chorus]
F
Mungkinkah aku jatuh cinta padanya
Em
Mungkinkah aku jatuh hati padanya
Dm G C
Hatiku terasa semakin rindu
F
Rindu ini hanya untuk dirinya
Em
Sayang ini hanya untuk dirinya
Dm G C
Oh tuhan aku jatuh cinta


[interlude2] F G/F Em Am 2x

Dm G
Apakah yang kurasa benar jatuh cinta

[chorus]
F
Mungkinkah aku jatuh cinta padanya
Em
Mungkinkah aku jatuh hati padanya
Dm G C
Hatiku terasa semakin rindu
F
Rindu ini hanya untuk dirinya
Em
Sayang ini hanya untuk dirinya
Dm G C
Oh tuhan aku jatuh cinta

Lyrics Vagetoz - Ervina

Music Myspace Comments
MyNiceSpace.com


ervina kau adalah cinta dalam hidupku
dan takkan pernah ada yang lain
di hatiku selain dirimu, ooo


sudahlah buang semua ragu dalam jiwamu
percayalah akan janji setiaku
untuk selalu menjaga dirimu


reff:
ervina, hanya kau yang terukir di hatiku
dan ku selalu berharap semoga kita
kan abadi selamanya


ervina, aku akan selalu mencintaimu
dan aku akan selalu merindukan dirimu
selamanya


biarkan orang berkata lain kepadamu
mereka hanya ingin membuat kita
saling membenci cinta
sulit ku pahami


repeat reff

Induk Kucing Menyusui Anak Tikus

TEMPO Interaktif, Pontianak:Sungguh aneh tapi ini nyata, ada seekor induk kucing menyusui seekor anak tikus. Ini terjadi di Gang Abadi Jalan Parit Bilal Desa Jungkat Kecamatan Siantan Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat.

Hewan yang biasanya saling bermusuhan ini hidup dengan
tenang dan damai, bahkan si induk kucing telah menganggap si tikus bagian dari keluarganya, itu bisa dilihat setiap harinya sang kucing dengan kasih sayang rela menyusui anak tikus seperti layak anaknya sendiri.

Sang pemilik binatang unik tersebut, M. Ali, kepada Tempo
dirumahnya, Rabu (7/2) mengungkapkan, sang induk kucing yang diberi nama Susi itu, belum lama ini melahirkan tiga ekor anak kucing."Duanya mati dan satunya anaknya hidup," ujar lelaki separoh baya ini.

"Dua hari kemudian ketika saya akan memindahkannya,terlihat dua ekor anak tikus yang baru lahir dengan badan yang masih berwarna merah ditinggal induknya," ujar Ali.

Merasa kasihan, Ali memberikan dua ekor anak tikus itu kepada sang induk kucing. Yang dimakan seekor, sedangkan yang seekor lagi membuat hati Ali penasaran bahkan terperanjat ketika dilihatnya, Susi kucing kesayangannya sedang asyik menyusui anak tikus yang memiliki ukuran lebih kurang 5 centimeter itu. "Peristiwa ini berlangsung hingga sekarang. Dan yang lebih heran lagi, Susi lebih sayang terhadap 'anak angkatnya' ketimbang terhadap anak kandungnya sendiri," tambahnya.

Hal itu dibuktikan ketika TNR melihat secara langsung, saat anak tikus itu dikeluarkan dari 'tempat tidurnya' Susi langsung mencarinya, dan saat ditemukannya dibawa kembali ke kandangnya tanpa mempedulikan anak kandungnya sendiri.

Oleh pemiliknya, kucing dan tikus tersebut diberikan
kalung untuk tanda pengenal dan mengetahui keberadaannya, bahkan sampai dibuatkan kandang yang permanen yang berukuran 60 cm X 40 cm X 50 cm untuk 'rumahnya' agar tetap hidup lebih aman, tenang dan nyaman.


myspace icons


Jumat, 23 Mei 2008

Lyrics Numata - Raja Jatuh Cinta

Music Myspace Comments
MyNiceSpace.com



[intro] Em Bm Am B 2x

Em
ku tak bisa berhenti
Bm
untuk mengejarmu
Am
walau kini yang ada
B
kamu tak mau

Em
ku tak bisa berhenti
Bm
untuk mencintaimu
Am
jangan tanyakan mengapa
B
karna ku tak tahu


[reff]
C#m G#m
1000 wanita menggoda
F#m G#
hanya kamu yang jadi rebut hatiku
C#m G#m
1000 kali kau hancurkan
F#m G#
masih ada banyak waktuku tuk memaksamu

Em Bm
hooo... hooo...
Am B
raja sedang jatuh cinta kepadamu

Em
ku tak bisa berhenti
Bm
untuk memujimu
Am
dan aku takkan menyerah
B
oh hanya kamu

Em
ku tak bisa berhenti
Bm
untuk mengagumimu
Am
jangan sia-siakan aku
B
ku ingin kamu

Kucing Bersayap : Sejarah & penyebab

Pada tahun 2004, di Bukreyevk (sekitar Kursk), Russia bagian tengah, seekor kucing bersayap dibunuh oleh penduduk setempat yang percaya takhayul. Menurut harian lokal (Komsomolskaya Pravda), kucing tersebut ditenggelamkan karena dianggap sebagai utusan iblis.

Pada tahun 1998, seekor kucing hitam bersayap ditemukan di Northwood, Middlesex. Sayapnya terletak sekitar 2-3 inci dari tulang belikat dengan lebar sekitar 4 inci, tebal 1 inci dan panjang 8 inci (sekitar 20 cm). Sepasang sayap tersebut telihat mengepak ketika kucing berlari.


Catatan Sejarah
Sekitar 138 kasus kucing bersayap pernah tercatat dalam sejarah. Sayangnya hanya 28 kasus yang terdokumentasi.

Laporan awal mengenai kucing bersayap yang pernah tercatat, terjadi bulan juni 1842, dilaporkan oleh Henry David Thoreau di daerah pertanian sekitar Lincoln.

1868 (India). Penduduk lokal menyebutnya “pankha billi” (kucing bersayap). Kucing tersebut ditembak oleh Mr. Alexander Gibson kemudian kulitnya yang dikeringkan tersebut diukur mempunyai panjang 44 cm dan dipamerkan di pertemuan komunitas Bombay.

Pada tanggal 26 Juni 1897 seekor kucing bersayap dilaporkan ditemukan di Matlock, Derbyshire. Harian setempat menggambarkan kucing tersebut sebagai kucing jantan besar berwarna tortoishell (tortie). Sepasang sayapnya muncul dari kedua sisi di daerah tulang rusuk ke empat. Jika laporan tersebut benar, berarti kucing tersebut termasuk “mahluk langka”. Langka karena sayapnya, juga karena jarangnya kucing warna tortoishell (tortie) yang berjenis kelamin jantan.

Pada tahun 1899, majalah Strand, London melaporkan adanya kucing bersayap milik seorang wanita yang tinggal di daerah Wiveliscombe, Somerset, England. Kucing tersebut terlihat normal kecuali ada sepasang sayap yang menonjol.

Kucing-kucing bersayap ini juga dilaporkan pada tahun 1933, 1934 di Inggris, 1936 di skotlandia, 1939 di Inggris, 1942 di Middlesex, 1949 di swedia, 1950 di Nottinghamshire dan di Madrid (dikenal sebagai “angolina”), 1959 di Virginia Barat, 1966 di Kanada, 1970 di Conecticut dan 1975 di manchester.

Pada beberapa kejadian, dilaporkan sayap tersebut tumbuh pada musim dingin dan lepas/tanggal pada musim semi.


Penyebab Kucing bersayap
Dari berbagai laporan mengenai kucing bersayap, diperkirakan sayap pada kucing tersebut bisa disebabkan oleh beberapa hal :
  1. Bulu rontok yang menggumpal. Pada beberapa laporan menyatakan, saat musim dingin sayap muncul pada kucing yang berbulu panjang, kemudian sayap kucing tersebut lepas pada musim semi. Sebagian besar bentuk yang menyerupai sayap tersebut adalah bulu rontok yang menggumpal (gimbal). Sebagian besar Laporan kucing bersayap sekitar tahun 1900-an diduga diakibatkan “bulu gimbal” ini. Pada saat itu kebiasaan grooming kucing berbulu panjang belum ada dan peralatan grooming belum secanggih saat ini.

  2. Kumpulan Bulu rontokKumpulan Bulu rontok
    Contoh "sayap" yang terbentuk dari bulu gimbal
  3. Cacat lahir. Beberapa kasus kucing bersayap yang tercatat dalam sejarah diduga merupakan hasil dari cacat lahir ini. Satu dokumentasi menunjukkan adanya kembar siam (conjoined twin) dengan kaki kembaran yang satu lagi muncul di daerah punggung.
  4. Cacat lahir pada kucing
    Contoh "sayap" yang terbentuk dari cacat lahir kembar siam (conjoined cat)

  5. Feline Cutaneous Asthenia (FCA) adalah suatu penyakit keturunan yang menyebabkan kulit menjadi sangat elastis dan mudah robek/terluka. Elastisitas kulit yang belebihan ini juga dapat terjadi pada anjing dan manusia. Sejarah mencatat Jim Morris sang “Manusia Karet” dari India yang dapat menarik kulit sampai 44 cm dari tubuhnya. Kucing dengan FCA mempunyai kulit sensitif yang mudah luka dan robek. Menurut beberapa orang, kemungkinan besar “sayap” yang muncul di daerah punggung kucing adalah sobekan/luka di kulit yang masih tertutup bulu.
Feline Cutaneous Asthenia
Feline Cutaneous Asthenia, Perhatikan "sayap" yang terbentuk di daerah sekitar panggul

Biografi Kucing Birman

BirmanSemenjak kecil saya hampir selalu memelihara kucing. Mulai dari kucing kampung hingga kucing Persia, Munchkin, British Shorthair, Scottish Fold, and Birman. Saya mulai mencoba menemukan persahabatan istimewa dengan kucing, semenjak saya menonton film kartun Walt Disney saat saya masih sangat kecil.
Tapi, jangan salah. Saya bisa membicarakan tentang kucing saya dan kenangan bersama mereka selama berjam-jam. Ketertarikan saya terhadap kucing (dan anjing) membuat saya memelajari lebih jauh mengenai keduanya dengan mencari literatur di toko buku, mengunjungi breeder dan pertunjukan di berbagai negara. Karena pada dasarnya saya tipe orang yang meyakini bahwa proses belajar harus diikuti oleh praktek, maka saat saya terobsesi oleh kucing Persia dan memelajari jenis tersebut, saya pun membeli anak kucing Persia. Begitu seterusnya hingga akhirnya saya menemukan kucing Birman. Dan, sejak saat itu, saya tak pernah lagi berpaling ke jenis kucing lainnya. Saya telah menemukan kucing yang "tepat".

Tak lama kemudian, saya pun sudah bukan lagi hanya sekedar penggemar kucing Birman. Saya beralih menjadi breeder kucing Birman, ketika saya masih bermukim di New Zealand dan hingga saya kembali ke Indonesia.


Jenis kucing apakah Birman itu?

Birman yang dikenal juga sebagai Kucing Suci Birma adalah jenis kucing yang besar, panjang dan gempal. Bulunya panjang dan halus. Memang bulunya tidak setebal kucing Persia, namun teksturnya tidak mudah kusut. Benar-benar jenis kucing yang cantik dan unik. Kedua matanya berbentuk agak bulat dan berwarna biru (biru tua adalah warna yang lebih disukai). Wajahnya terlihat tegas dengan rahang yang kuat, dagu yang bulat dan hidung Roman (agak melengkung di tegah sehingga seakan ada benjolan) dengan lubang hidung jauh di bawah.

Birman Keempat kakinya yang unik dan berwarna putih berbentuk simetris. Sarung (glove) di kedua kaki depannya, jika berbentuk sempurna, mengelilingi kakinya dengan garis yang sama besar, dan berakhir di bagian belakang kakinya. "Sarung" ini disebut renda (lace) atau sarung tangan (gauntlet).

Kucing Birman memiliki suara yang lembut. Mereka lebih aktif daripada kucing Persia namun tidak seaktif dan seramai kucing Siamese. Mereka dikenali melalui corak warnanya. Warna yang paling banyak ditemukan pada kucing Birma adalah seal point dan blue point. Warna lainnya adalah ungu muda, krem, coklat dan kemerahan walau memang agak jarang. Beberapa breeder bahkan berhasil memperkenalkan warna-warna baru yang masih bersifat eksperimental seperti caramel point, tortie point (gabungan coklat dan merah) dan lynx point (berpola seperti macan, loreng-loreng).

Kucing jenis ini masih sulit ditemui. Meskipun panggemarnya semakin bertambah dalam satu dekade belakangan ini, masih agak sulit membeli anak kucing jenis ini begitu saja tanpa usaha pencarian yang maksimal. Kucing Birman penyayang, setia dan amat senang bergaul. Kata-kata lain yang tepat untuk menggambarkan kucing cantik ini adalah mudah bergaul, menyenangkan, cantik, senang bermain, dan penuh rasa ingin tahu.

Kucing-kucing ini senang menghabiskan waktu dengan pemiliknya, berinteraksi, mengawasi, mendekati atau bahkan membantu apa-apa yang sedang dilakukan pemiliknya. Mereka mengikuti sang pemilik ke mana saja layaknya anjing, menyambut saat sang pemilik pulang dan merasa antusias jika mendengar langkah sang pemilik mendekat. Seperti jenis kucing besar lainnya, kucing Birman memiliki pertumbuhan yang lamban. Anak kucing Birman berwarna putih saat dilahirman. Mereka mulai menunjukkan warna tertentu pada hari kedua hingga hari keempat belas. Memag butuh waktu lebih lama hingga kualitas mereka mulai nampak. Pada usia 18 bulan, kucing jenis ini mulai beranjak dewasa namun pertumbukannya belum maksimal hingga mereka berumur tiga tahun.


Mengenali Kucing Birman

Kucing Birman adalah jenis kucing (Ras) tersendiri.

Birman bukan:
  • SIAMESE – kucing dengan bulu yang pendek, arsiran warna pada kepala dan kaki, tubuh yang ramping dan kepala yang tirus dan panjang.
    kucing Siamese
  • BURMESE – kucing ini berbulu pendek, hanya memiliki satu warna dari tubuh hingga ekor dengan mata kuning emas. Sama sekali tidak serupa dengan kucing Birman.
    kucing Burmese
  • BALINESE– kucing ini memiliki tubuh serupa dengan Siamese namun bulunya panjang dan lembut.
    kucing balinese
  • HIMALAYAN – kucing Persia berbulu panjang dengan arsiran warna, dengan tubuh yang tegap namun pendek dan wajah yang rata.
    kucing Himalayan/Colorpoint persian
  • RAGDOLL – jenis kucing berbulu panjang dengan color point dan berbagai variasi warna putih. Kucing ini hasil pembastaran, berasal dari perpaduan kucing Persia putih betina dan kucing Birma seal point jantan. Kemudian dipadukan dengan kucing Burmese hitam.
    kucing Ragdoll
  • SNOWSHOE – kucing berbulu pendek dengan color point pada variasi warna putih, pembastaran antara American Shorthair dan Siamese.
    kucing Snowshoe

Warna yang paling sering ditemui pada kucing jenis Birman adalah seal-point dan blue-point. Namun, beberapa asosiasi kucing internasional juga mengakui beberapa color point lain yang diterima untuk tingkat pembiakan (breeding) dan show, di antaranya adalah: lilac point, chocolate point, red point, cream point dan lynx point (loreng-loreng).


kucing Birman
Tortie Seal Point (belakang),Blue Point (depan)

kucing Birman
Seal Tabby (Lynx) Point

Red point/Lilac point
Red point,Lilac point


Pola Makan & Higienitas Kucing Birman

Untuk membersihkan kucing Birman yang paling tidak dilakukan seminggu sekali, saya merekomendasikan untuk menyikat bulunya selama 15 menit. Hal ini dapat membantu pertumbuhan bulu.

Di negara sub tropis, kucing jenis ini harus dimandikan paling sedikit enam bulan sekali. Namun, di daerah yang lebih lembab seperti negara tropis, kucing inio harus dimandikan paling tidak sekali dalam sebulan. Kucing Birman senang sekali disentuh, jadi memandikannya jauh lebih mudah dibandingkan dengan memandikan kucing jenis lain. Birman butuh lemak lebih banyak agar pertumbuhan bulunya lebih baik sehingga mereka perlu diberi makanan lain selain makanan kering. Pola makan yang baik untuk anak kucing jenis Birman yang berusia 12 minggu hingga 6 bulan adalah dengan memberikan daging mentah dua kali seminggu (potongan daging sapi adalah yang terbaik). Jangan pernah memberi kucing Birman susu sapi. Air yang bersih dan segar sangat direkomendasikan. Pada negara tropis seperti Indonesia, sebaiknya lingkungan tempat tinggal kucing Birman ini dilengkapi dengan kipas angin agar mereka tidak kepanasan. Namun, sebaiknya tidak menggunakan AC karena AC lebih lembab sehingga bulu kucing jenis ini akan mengempis.


Kesehatan Kucing Birman

Kucing Birman dikenal sebagai kucing yang tak memiliki penyakit keturunan. Hingga saat ini, tak ada penyakit bawaan pada hewan keturunan asli (purebred). Namun, tak ada salahnya memeriksakan kucing secara menyeluruh sebelum membeli karena walau tak memiliki penyakit keturunan, bukan berarti kucing tak mungkin memiliki masalah kesehatan sama sekali. Biasakan untuk membahas pola pengasuhan dan orang tua serta saudara-saudara kucing yang hendak dibeli dengan sang breeder.

kucing birmanPembasmian kutu pada kucing direkomendasikan untuk dilakukan sebulan sekali, terutama pada masa transisi (pancaroba). Sangatlah normal bagi kucing berbulu panjang mengalami kerontokan saat musim pancaroba (dari panas ke kering atau sebaliknya). Tingkat kelembaban yang tinggi merupakan faktor utama yang menyebabkan hal tersebut.

Mengubah pola makan pada saat transisi seperti itu sama sekali tidak direkomendasikan karena dapat mengakibatkan hal-hal yang tak diinginkan. Pertahankan pola makan seperti biasa. Jika memang hendak mengubahnya, lakukan secara bertahap dan sedikit demi sedikit. Formula 20-30-50 adalah yang terbaik untuk perubahan pola makan.

Apakah formula 20-30-50? Pada dasarnya, formula itu adalah tahapan yang digunakan dalam perubahan pola makan. Tambahkan 20% jenis makanan yang hendak diperkenalkan kepada kucing Anda pada makanan yang biasa ia konsumsi. Setelah seminggu, tambahkan menjadi 30%. Pada minggu berikutnya, tambahkan 50%. Jika pada proses tersebut tidak ada masalah, pada dasarnya perubahan pola diet sudah dapat dilakukan.


Standar Show Kucing Birman
Poin:
Kepala (termasuk ukuran dan bentuk mata) = 25
Tubuh (termasuk ukuran ekor, bentuk, panjang dan tulang)= 25
Panjang dan tekstur bulu = 10
Warna bulu = 10
Sarung tangan dan kaki = 20
Warna mata = 5
Keseluruhan = 5
Total Point = 100

Yang dapat mengurangi nilai:
  • Telinga yang kecil dan bundar
  • Kepala yang kurang lebar
  • Mata berwarna almon
  • Cekungan kedua atau benjolan kecil di dekat ujung hidung
  • Dagu yang lemah
  • Ekor yang kurang panjang
  • Struktur tulang ringan
  • Warna putih di sekitar bagian kumis
  • Warna bulu pada point dan tubuh tidak kontras
  • Tabby (loreng-loreng) yang kurang jelas, namun ghost marking pada anak kucing masih dapat diterima.
  • Noda / garis putih pada kaki

TEKSTUR DAN PANJANG BULU

Bulunya tidak terlalu panjang dan sehalus sutra. Di sekitar wajah bulunya pendek namun di bagian luar pipinya lebih panjang dengan bulu leher yang lebat. Bulunya agak keriting di sekitar perut. Bulunya tidak mudah kusut.


POLA DAN WARNA BULU

Warna dan pola bulu kucing Birman serupa dengan kucing Himalayan, namun dengan gloves dan gauntlets putih. Wajah, telinga, kaki dan ekornya berbulu lebat dan jelas, kecuali pada anak kucing. Saat beranjak dewasa, ‘topeng’-nya sempurna, menutupi wajah dan mata (termasuk pada bagian kumis) dan menyambung ke telinga, menyisakan bentuk oval yang sewarna dengan bulu pada tubuhnya. Dagunya memiliki color point yang sama dengan ‘topeng’-nya. Pada kucing dewasa yang memiliki warna tubuh yang lebih gelap—terutama pada Seal Point, pembeli perlu membayar lebih. Namun, warna tersebut tidak boleh terlalu gelap karena dapat menyebabkan kekontrasannya justru tak nampak.


KAKI
Color point pada kaki depan hingga di atas siku dan pada kaki belakang menyatu dengan pinggulnya. Warna kaki lebih terang pada bagian dalamnya.


UJUNG KAKI
Kaki yang putih adalah ciri khas kucing Birman. Lebih disukai jika warna putih itu menyebar rata pada keempat ujung kakinya.


GLOVES DAN GAUNTLETS
Telapak kaki depan berwarna putih, terbungkus garis yang mengelilingi kaki pada sendi ketiga. Batasan bagian atas warna putih harus terletak pada metacarpal (dew) pad (di bagian belakang, di atas sendi ketiga dan di bawah pergelangan). Telapak kaki belakang terbungkus warna putih seluruhnya dan berkurang hingga bagian belakang kakinya (hock), lebih disukai jika membentuk kepala tombak persis di bawah bagian tengah hock. Tanda yang posisinya lebih tinggi dari itu masih dapat diterima, namun jangan sampai melewati tumit.


TELAPAK KAKI
Telapak kakinya bisa berwarna serasi dengan point, pink atau berbintik-bintik. Tak ada warna tertentu yang terdaftar. Karenanya, referensi didasarkan pada gambaran umum tersebut dan pada kulit hidung. Meskipun tak begitu disukai, warna ujung bulunya terkadang lebih gelap dan/atau lebih cerah dari kucing yang berbulu polos (tanpa loreng). Tanda tersebut tidak terlalu terlihat pada warna-warna seperti krem atau abu-abu, karena variasi warnanya tak terlalu mencolok. Pada kucing berbulu coklat krem atau abu-abu, tanda pada kaki tak terlihat hingga mereka berusia delapan belas bulan.

Famous Cat Lovers

Nabi Muhamad saw 570-632
Rela menggunting jubahnya yang sedang ditiduri oleh kucing kesayangannya supaya tidak menganggu tidur kucing itu.


Pettrach 1304-1374
Seoranga penyair, setelah meninggal kucingnya pun mati dan kemudian dibalsem.


Cardinal Richelieu 1585 – 1642
Menyediakan sebuah kamar khusus di gereja untuk kucing kesayangannya dan selalu diberi makan kepala ayam dua hari sekali.


Sir Wiston Churchill 1875 – 1965
Selalu menikmati waktu makan bersama kucing kecilnya.


Albert Schweitzer 1875 – 1965
Seorang dokter yang menulis menggunakan tangan kiri, namun mampu juga menulis dengan tangan kanan apabila kucing kesayangannya sedang tidur di tangan kiri.


Abraham Lincoln
Mempunyai kucing berwarana tabby, merupakan kucing pertama yang berada di Gedung Putih.


Alexader Dumas
Penulis Three Musketeers ini mempunyai kucing yang diberi nama Mysouff. Kucingnya mempunyai kemampuan mengetahui kapan waktu majikannya selesai bekerja atau akan pulang terlambat.


Amy Carter
Putri Jimmy Carter ini mempunyai sejumlah kucing, diantaranya ras Siamese yang diberi nama “Misty Malarky Ying Yang”


Renoir & Monet
Artis Prancis ini sangat menyukai kucing dan sering menampilkan kucing dalam beberapa lukisannya.


Charles Dickens
Mempunyai beberapa ekor kucing, salah satunya yang dikenal dengan nama Master’s Cat mampu meniup lilin untuk mengambil perhatian Dickens.


Dr. Samuel Johnson
Seorang penyusun kamus pertama mempunyai kucing yang diberi nama Hodge. Johnson biasa meberi makan kucingnya berbagai makanan istimewa seperti kepiting.


Edgar Allan Poe & Mark Twain
Walaupun Edgar sering menggunakan kucing sebagai simbol yang menyeramkan dalam beberapa ceritanya, namun dia adalah penyayang kucing seperti juga temannya Mark Twain.


Edwar Lear
Dikenal sebagi penulis sajak lucu “The Owel and Pussy Cat”. Kucingnya diberi nama Foss dan ketika kucing itu mati dikuburkan di sebuah taman milik Lear di Italy.


Ernest Hemingway
Memiliki 30 ekor kucing, salah satunya mempunyai 6 jari kaki.


Egyptian Sultan
Pada abad ke 13 Egyptian Sultan memberikan semua kekayaannya untuk kucing terlanyar di Cairo, Selama beberapa tahun kucing-kucing tersebut mendapatkan makanan gratis setiap harinya.


Florence Nightingale
Mempunyai seekor kucing persia yang sangat besar yang diberi nama Bismarck.


Horace Wadpole
Penyair essay dari British menulis tentang kucing kesayangannya.


Pope (paus) Leo XII
Mempunyai seekor kucing yang diberi nama Micette berwarna merah ke abu-abuan dengan garis hitam. Micette lahir di Vatikan dan juga meninggal dengan Paus lainnya.


Rutherford.B.Hayes
Kucing Siamese pertama yang di bawa ke US dihadiahkan untuk President Rutherford B. Hayes.


Sir Isaac Newton
Seorang ilmuwan yang menemukan gravitasi bumi, membuatkan pintu khusus untuk kenyamanan kucing kesayangannya yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan cat flap.


Sir Walter Scott
Mempunyai seekor kucing yang diberinama Hinse, dikenal suka mengganggu anjing milik Sir Walter Scott


Theophile Steinlen
Artis swiss ini mempunyai sebuah rumah di Paris yang dikenal dengan nama “Cats corner”.


TS Elliot
Penyair dari Inggris yang pernah meraih hadiah Nobel ini juga penyayang kucing, dan banyak menulis sejak tentang kucing. Salah satunya “Old possums’s Book of Practical Cats” di buat musik oleh Andrew Lloyd Weber menjadi sebuah komposisi musik terkenal.


Theodore Roosevelt
Mempunyai seekor kucing yang bernama Slippers berwarna abu-abu (blue cat), mempunyai jari lebih dari lima.


Vanna White
Penulis terkenal ini mempunyai 2 ekor kucing yang sering disebut roda keberuntungan (Wheel of Fortune).


Victor Hugo
Penulis terkenal dari Prancis ini menulis tentang kucing kesyangannya dalam buku hariannya.

Kucing dan Alergi

Sebuah penelitian menemukan bahwa memperkenalkan hewan peliharaan pada anak sejak dini bisa jadi cara yang baik untuk menjaga kesehatan mereka selanjutnya.

Dari hasil pengamatan terhadap 474 anak dari usia balita hingga 6-7 tahun, Denis Ownby, ahli alergi dari medical college of Georgia AS, memaparkan bahwa anak-anak yang bermain dengan lebih dari 2 kucing atau anjing peliharaan sejak bayi, cenderung tidak mudah berreaksi terhadap alergen (substansi atau zat yang dapat menyebabkan alergi) dibandingkan mereka yang sejak lahir tidak pernah bermain dengan hewan peliharaan.

Seorang anak yang dari awal telah terkena bakteri-bakteri yang terdapat pada tubuh hewan peliharaan akan membentuk sistem kekebalan tubuh yang lebih baik terhadap serangan bakteri-bakteri tersebut. Namun jika anak anda telah memiliki gejala hipersensitifitas terhadap suatu substansi, maka memelihara anjing atau kucing bukan pilihan yang baik! (Sumber : Reader”s Digest-Indonesia)

Kucing Tertua Di Dunia Makan Lidah Buaya



Spike, kucing tertua di dunia, meninggal 2 bulan setelah merayakan ulang tahunnya yang ke 31. Spike, seekor kucing jantan berwarna red & white meninggal dalam pelukan pemiliknya di Bridport, Dorset, Inggris. Guinness Book of Record pun menyatakan Spike adalah kucing tertua yang pernah hidup.


Ketika berumur 19 tahun, perkelahian dengan seekor anjing hampir membuat hidup spike berakhir. Spike dibeli oleh Mrs Elkington di Pasar Brick Lane, London seharga harga 2 shilling 6 pence, pada tahun 1970.


Spike mulai terkenal ketika ia di bawa ke seorang dokter hewan. Dokter hewan tersebut terkejut ketika diberitahu umur spike. Menurut Mrs Elkington, rahasia umur panjang kucingnya berasal dari gel aloe vera (lidah buaya). Ia menaruh gel lidah buaya tersebut dalam makanan kucingnya.

Ketika spike berumur 30 tahun, Mrs Elkington memasang spanduk dan foto spike di Pasar Bridport. Spike masih memiliki gigi yang lengkap, senang bermain dan “makan seperti kuda”.


(2001, July 11) World's Oldest Cat Dies. BBC News. http://news.bbc.co.uk/1/hi/uk/1433749.stm

Kucing dan Aloe Vera (Lidah Buaya)

Sekilas Aloe Vera/Lidah Buaya

Bagian-bagian dari tanaman lidah buaya yang umum dimanfaatkan adalah:
(a) daun, yang dapat digunakan langsung, baik secara tradisional maupun dalam bentuk ekstrak,
(b) eksudat (getah daun yang keluar bila dipotong, berasa pahit dan kental), secara tradisional biasanya digunakan langsung untuk pemeliharaan rambut, penyembuhan luka, dan sebagainya. Dalam eksudat inilah terdapat berbagai zat yang diduga berbahaya bagi kucing.
(c) gel (bagian berlendir yang diperoleh dengan menyayat bagian dalam daun setelah eksudat dikeluarkan), bersifat mendinginkan dan mudah rusak karena oksidasi, sehingga dibutuhkan proses pengolahan lebih lanjut agar diperoleh gel yang stabil dan tahan lama.

Gel lidah buaya mengandung karbohidrat tercerna, sehingga dapat digunakan sebagai minuman diet. Gel lidah buaya tersusun oleh 96 persen air dan 4 persen padatan yang terdiri dari 75 komponen senyawa berkhasiat. Khasiat hebat yang dimliki aloe vera sangat terkait dengan ke-75 komponen tersebut secara sinergis.


Sumber Zat Gizi
Lidah buaya mempunyai kandungan zat gizi yang diperlukan tubuh dengan cukup lengkap, yaitu vitamin A, B1, B2, B3, B12, C, E, choline, inositol dan asam folat. Kandungan mineralnya antara lain terdiri dari: kalsium (Ca), germanium (ge) magnesium (Mg), potasium (K), sodium (Na), besi (Fe), zinc (Zn), dan kromium (Cr). Beberapa unsur vitamin dan mineral tersebut dapat berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami, seperti vitamin C, vitamin E, vitamin A, magnesium, dan zinc. Antioksidan ini berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan berbagai penyakit degeneratif.

Daun lidah buaya segar mengandung enzim amilase, catalase, cellulase, carboxypeptidase, dan lain-lain. Selain itu, lidah buaya juga mengandung sejumlah asam amino arginin, asparagin, asam aspartat, alanin, serin, valin, glutamat, treonin, glisin, lisin, prolin, hisudin, leusin dan isoleusin.


Sumber Antioksidan
Analisis secara in vitro menggunakan homogenat otak tikus, menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan senyawa tersebut sama kuatnya dengan yang ditunjukkan oleh alfatokoferol (vitamin E).

Aloe vera meningkatkan aktivitas enzim superoksida dismutase (SOD) dan katalase. Kedua zat tersebut merupakan enzim dan sekaligus antioksidan intraseluler yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit.


Penyembuh Penyakit Kulit
Gel lidah buaya memiliki aktivitas sebagai antibakteri, antijamur, meningkatkan aliran darah ke daerah yang terluka, dan menstimulasi fibroblast, yaitu sel-sel kulit yang bertanggung jawab untuk penyembuhan luka. Publikasi pada American Podiatric Medical Association menunjukkan bahwa pemberian gel aloe pada hewan percobaan, baik dengan cara diminum maupun dioleskan pada permukaan kulit, dapat mempercepat penyembuhan luka.

Aloe juga dapat digunakan untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar X. Penelitian di Hoshi University Jepang menunjukkan, aloe mengandung senyawa antioksidan yang mampu menyingkirkan radikal bebas akibat radiasi, serta melindungi dua komponen penyembuh luka yang secara alami ada di dalam tubuh, yaitu superoksida dismutase (enzim antioksidan) dan glutation (asam amino yang menstimulasi sistem kekebalan).


Obat, Makanan, Minuman
Pemanfaatan lidah buaya semakin lama semakin berkembang. Mula-mula lidah buaya hanya dikenal sebagai obat luar, dengan berbagai kegunaan. Di antaranya sebagai penyubur rambut, penyembuh luka (luka bakar/tersiram air panas), obat bisul, jerawat/noda hitam, pelembab alami, antiperadangan, antipenuaan, serta tabir surya alami.

Kegunaan lidah buaya sebagai makanan/minuman antara lain berkhasiat untuk: cacingan, susah kencing, susah buang air besar (sembelit), batuk, radang tenggorokan, hepatoprotektor (pelindung hati), imunomodulator (pembangkit sistem kekebalan), diabetes melitus, penurun kolesterol, dan penyakit jantung koroner.

Menurut beberapa penelitian, yang paling baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera barbadensis Miller. Lidah buaya jenis tersebut mengandung 75 zat yang dibutuhkan oleh tubuh.


Gel Aloe vera
Beberapa saat setelah daun lidah buaya di kupas, gelnya mulai mengalami oksidasi cepat. Dalam beberapa jam seluruh gel sudah teroksidasi dan kehilangan sebagian besar manfaatnya.

Gel aloe yang dijual di pasaran biasanya sudah distabilkan terlebih dahulu sehingga bisa tahan hingga beberapa tahun. Pengawetan/penstabilan ini bisa menggunakan asam sitrat, potasium sorbate atau sodium benzoat (benzoic acid). Sodum benzoat ini lah yang berbahaya bagi kucing. Pastikan gel aloe vera untuk kucing tidak mengandung sodium benzoat ini.

Pemeriksaan laboratorium toksoplasma pada kehamilan

Apakah toxoplasmosis itu ?
Toxoplasmosis adalah penyakit yang disebabkan oleh protozoa (hewan bersel satu) Toxoplasma gondii


Siapa saja yang bisa terkena ?
Semua orang (wanita & pria) bisa terkena penyakit ini.


Siapa saja yang perlu diperiksa Toxoplasma ?
" Wanita yang akan hamil
" Wanita yang baru / sedang hamil (bagi yg belum pernah atau hasil sebelumnya negatif)
" Bayi baru lahir yg ibunya positif terinfeksi toksoplasma pada saat hamil
" Penderita yg diduga terinfeksi


Bagaimana mengenali gejala infeksi toxoplasma ?
Pada umumnya infeksi ini tidak menunjukkan gejala, kalaupun ada, gejalanya tidak khas/spesifik, sehingga sering dokter atau yang bersangkutan tidak mengenalinya.


Adakah cara lain untuk mendiagnosa infeksi ini ?
Ada. Diagnosa sangat tergantung pada pemeriksaan laboratorium
Pemeriksaan laboratorium :
a. pemeriksaan parasit secara langsung : rumit, tidak praktis, butuh waktu lama, mahal.
b. pemeriksaan antibodi spesifik Toxoplasma : IgG, IgM dan IgG affinity


Apakah IgM dan IgG Toxoplasma ?
IgM adalah antibodi yang pertama kali meningkat di darah bila terjadi infeksi Toxoplasma.

IgG adalah antibodi yang muncul setelah IgM dan biasanya akan menetap seumur hidup pada orang yang terinfeksi atau pernah terinfeksi.


Apakah IgG affinity itu ?
Adalah kekuatan ikatan antara antibodi IgG dengan organisme penyebab infeksi.


Apa manfaat IgG affinity ?
Pada keadaan IgG dan IgM positif diperlukan pemeriksaan IgG avidity untuk memperkirakan kapan infeksi terjadi, apakah sebelum atau pada saat hamil

Infeksi yang terjadi sebelum kehamilan tidak perlu dirisaukan, hanya infeksi primer yang terjadi pada saat ibu hamil yang berbahaya, khususnya pada TriMester I

' Perlu diketahui kapan pemeriksaan dilakukan pada kehamilan


Tes toksoplasma apa saja yang perlu dilakukan ?
idealnya :
" Sebelum hamil ' tes IgG
" Saat hamil, sedini mungkin (bila belum pernah atau hasil sebelumnya negatif) IgG dan IgM Toxoplasma .

Bila hasil negatif, diperlukan pemantauan setiap 3 bulan pada sisa kehamilan


Bagaimana Interpretasinya ?

a. bila IgG (-) dan IgM (+)
Kasus ini jarang terjadi, kemungkinan merupakan awal infeksi.
Harus diperiksa kembali 3 mgg kemudian dilihat apakah IgG berubah jadi (+).
Bila tidak berubah, maka IgM tidak spesifik, yang bersangkutan tidak terinfeksi Toxoplasma.


b. bila IgG (-) dan IgM (-)
Belum pernah terinfeksi dan beresiko untuk terinfeksi.
Bila sedang hamil, perlu dipantau setiap 3 bulan pada sisa kehamilan (dokter mengetahui kondisi dan kebutuhan pemeriksaan anda).
Lakukan tindakan pencegahan agar tidak terjadi infeksi.


c. bila IgG (+) dan IgM (+)
Kemungkinan mengalami infeksi primer baru atau mungkin juga infeksi lampau tapi IgM nya masih terdeteksi (persisten=lambat hilang).
Oleh sebab itu perlu dilakukan tes IgG affinity langsung pada serum yang sama untuk memperkirakan kapan infeksinya terjadi, apakah sebelum atau sesudah hamil.


d. bila IgG (+) dan IgM (-)
Pernah terinfeksi sebelumnya
Bila pemeriksaan dilakukan pada awal kehamilan, berarti infeksi nya terjadi sudah lama (sebelum hamil) dan sekarang telah memiliki kekebalan, untuk selanjutnya tidak perlu diperiksa lagi.

Bila ada pertimbangan lain, Dr anda akan meminta izin untuk pemeriksaan lanjutan sesuai kebutuhan.


Rangkuman
" Toxoplasmosis berbahaya bagi janin bila ibu terinfeksi pada saat hamil, khususnya pada Trimester I
" Gejalanya tidak spesifik' perlu pemeriksaan laboratorium
" Pemeriksaan awal kehamilan
o Bila IgG & IgM negatif, hindarilah sumber infeksi yang dapat menyebabkan ibu tertulat dan selanjutnya perlu dilakukan pemantauan sepanjang kehamilan.
o Bila IgG dan IgM positif belum tentu terinfeksi ' tes lanjutan IgG avidity ' dpt memperkirakan kapan infeksi terjadi (sebelum atau pada saat hamil)

Dengan deteksi sedini mungkin dokter dapat segera memberikan pengobatan/ melakukan tindakan yang diperlukan.

Tindakan Pencegahan Toxoplasma

Pencegahan pada kucing atau hewan peliharaan lainnya

Periksakan kucing kesayangan anda ke dokter hewan. Tes laboratorium untuk toxoplasma biasanya menggunakan antibodi dari darah kucing. Untuk daerah Jakarta tes biasanya dilakukan di Rumah sakit hewan Jakarta (ragunan) atau dinas peternakan. Biaya tes berkisar Rp 200-300 ribu.

Kucing yang positif terinfeksi toxoplasma harus diberi obat. Obat yang diberikan biasanya berupa antibiotik clyndamicin. Konsultasikan hal ini dengan dokter hewan anda.

Jangan berikan makanan berupa daging atau ikan yang masih mentah.

Kucing yang mengkonsumsi makanan komersial berupa makanan kering atau kalengan dan selalu berada di dalam rumah, sangat jarang bahkan tidak akan pernah terinfeksi toxoplasma.

Bersihkan kotak litter pasir/kotoran kucing setiap hari.

Cegah kucing berburu tikus atau berkeliaran diluar rumah.

Cegah kucing peliharaan anda kontak dengan kucing liar.

Selalu jaga kebersihan dan kesehatan kucing kesayangan anda.


Pencegahan secara umum

Segera periksakan diri anda positif toxoplasma atau tidak. Terutama para wanita atau wanita yang mempunyai rencana untuk hamil. Tes darah bisa dilakukan di beberapa laboratorium diagnostik seperti Prodia. Konsultasikan hal ini dengan dokter langganan anda.

Masak daging dengan sempurna, minimal dengan suhu 70 oC

Cuci tangan, dan peralatan yang berhubungan dengan pengolahan daging dengan sabun

Cuci buah-buahan dan sayuran dengan bersih

Gunakan sarung tangan pada saat berkebun atau kontak dengan tanah. Tanah yang terkontaminasi toxoplasma melalui feces kucing adalah sumber infeksi yang potensial.


Pencegahan pada Ibu hamil

Agar ibu hamil terhindar dari infeksi toksoplasmosis, ikuti langkah-langkah pencegahan infeksi sedini mungkin:

kucing atau binatang piaraan yang ada di rumah segera bawa ke dokter hewan, untuk mengetahui apakah binatang peliharaan terinfeksi parasit toksoplasma secara aktif atau tidak

Apabila kucing atau binatang piaraan tersebut terlihat sakit mungkin masih dalam masa penularan selama kurun 6 minggu sebaiknya dititipkan ketempat penitipan bintang.

Jangan biarkan bintatang peliharaan anda memburu mangsanya sendiri diluar rumah ,dan jangan berikan makanan daging mentah.

Jangan mengadakan kontak langsung, baik dengan kandang maupun kotoran hewan piaraan. Mintalah orang lain untuk membersihkannya. Jika terpaksa harus membersihkan sendiri, pakailah sarung tangan, dan cucilah tangan Anda sampai bersih. Jangan lupa untuk member-sihkan kandang kucing setiap hari.

Hindari mengkonsumsi daging mentah, setengah matang atau minum susu yang belum disterilkan.

Cuci sampai bersih sayuran dan buah-buahan sebelum Anda konsumsi.

Segeralah konsultasikan ke dokter bila Anda kemungkinan terinfeksi parasit toksoplasma akibat binatang peliharaan dirumah.

Siklus Hidup Toxoplasma gondii

Toxoplasma gondii adalah hewan bersel satu yang disebut protozoa. protozoa ini merupakan parasit pada tubuh hewan dan manusia. Toxoplasmosis dikategorikan sebagai penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia.


Mirip dengan kupu-kupu, T. Gondii juga mempunyai daur hidup dengan bentuk yang bermacam-macam. Penularan terutama terjadi melalui bentuk ookista (semacam telur) dan bentuk bradizoit yang biasanya terdapat pada daging yang tidak dimasak dengan sempurna.


Tachyzoit, salah satu bentuk yang dapat menular. Dilihat dengan mikroskop elektron



Sebagian besar T. Gondii berada dalam tiga bentuk utama, yaitu : ookista, tachyzoit dan bradizoit. Ookista hanya terbentuk dalam usus inang definitif, yaitu bangsa kucing. Ookista dikeluarkan melalui feces. Bila tertelan oleh manusia atau hewan lain, berkembang menjadi tachyzoit (tropozoit). Bentuk ini merupakan bentuk yang dapat memperbanyak diri dengan cepat.


Pada wanita hamil, tachyzoit bisa menginfeksi janin. Tachyzoit menempati jaringan otot dan sistem syaraf seperti otak, kemudian berubah menjadi bradizoit. Bradizoit dalam daging yang tidak masak, bila termakan kembali berubah menjadi tachyzoit dan memulai siklus memperbanyak diri lagi. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar siklus hidup toxoplasma berikut.


klik untuk gambar yang lebih besar

Tanya Jawab Seputar Toxoplasma

Apakah Toxoplasma dan Toxoplasmosis itu ?

Toxoplasma atau Toxoplasma gondii adalah sejenis hewan bersel satu yang sering juga disebut protozoa. Toxoplasma merupakan parasit yang dapat menginfeksi hewan dan manusia.
Toxoplasmosis adalah nama penyakit pada hewan dan manusia yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii.


Mengapa Toxoplasma gondii sering disebut virus ?
Toxoplasmosis terkenal sebagai salah satu penyakit yang harus diwaspadai pada ibu-ibu atau calon ibu yang hendak mengandung anaknya (hamil). Penyakit lainnya adalah Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes. Semua penyakit ini sering disingkat menjadi TORCH (Toxoplasma,Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes). Ketiga penyakit terakhir disebabkan oleh virus, sehingga orang sering salah pengertian dan menganggap toxoplasma adalah virus.


Siapa saja yang dapat terinfeksi toxoplasma ?
Semua orang dapat terinfeksi toxoplasma. Laki-laki dan perempuan baik muda ataupun tua dapat terinfeksi toxoplasma.


Hewan apa saja yang dapat terinfeksi toxoplasma ?
Hampir semua hewan berdarah panas dapat terinfeksi toxoplasma. Hewan yang sering berada disekitar manusia & kucing seperti sapi, kuda, tikus, domba, anjing, ayam, burung, babi dll juga dapat terinfeksi toxoplasma. Satwa liar seperti musang, harimau, anjing hutan, dll juga dapat terinfeksi toxoplasma.


Mengapa kucing dianggap sebagai sumber utama penularan toxoplasma ?
Sebenarnya semua hewan berdarah panas dapat terinfeksi dan menularkan toxoplasma kepada manusia. Toxoplasma berkembang biak mengikuti suatu siklus hidup (seperti siklus hidup pada kupu-kupu). Toxoplasma dapat berkembang dengan cara membelah diri (non seksual) dan seksual (makro gamet dan mikro gamet). Pada hewan-hewan selain kucing toxoplasma berkembang biak dengan cara non seksual. Kucing adalah inang definitif toxoplasma. Dalam tubuh kucing, toxoplasma dapat berkembangbiak dengan cara seksual dan non seksual.


Bagaimana cara penularan toxoplasma ?
Kucing yang terinfeksi toxoplasma hanya menyebarkan ookista dalam jangka waktu tertentu, yaitu sekitar 10 hari sejak terinfeksi. Setelah 10 hari jumlah ookista yang disebarkan biasanya sangat sedikit dan mempunyai resiko penularan yang sangat kecil. Penyebaran ookista ini biasanya terjadi pada kucing muda. Penyebaran ookista biasanya tidak terjadi pada kucing dewasa karena sistem kekebalan tubuh mereka lebih baik dan relatif dapat mengendalikan sendiri infeksi toxoplasma tersebut.

Manusia atau hewan dapat tertular bila menelan kista atau ookista toxoplasma. Kista atau ookista ini bersifat seperti “telur”. Telur yang tertelan tersebut akan menetas dan berkembang di dalam tubuh hewan atau manusia.

Kista tersebut dapat hidup dalam otot (daging) manusia dan berbagai hewan lainnya. Penularan juga dapat terjadi bila hewan atau manusia tersebut memakan daging mentah atau daging setengah matang yang mengandung kista toxoplasma.

Kista toxoplasma juga dapat hidup di tanah dalam jangka waktu tertentu. Dari tanah ini toxoplasma dapat menyebar melalui hewan, tumbuh-tumbuhan atau sayuran yang kontak dengan kista tersebut.


Mengapa orang yang tidak memelihara kucing bisa terinfeksi toxoplasma ?
Toxoplasma terdapat diseluruh dunia secara meluas. Kucing bukanlah sumber utama penularan toxoplasma. Yang pasti orang tersebut pernah menelan kista toxoplasma yang masih hidup. Kista bisa berada pada sayuran atau daging yang tidak dimasak sempurna.


Benarkah toxoplasma menular melalui liur dan bulu kucing ?
Tidak. Bentuk menular dari toxoplasma adalah bradizoit dan kista, kista hanya dikeluarkan oleh kucing yang positif terinfeksi melalui kotorannya (feces). Selama bulu dan liur kucing tidak mengandung kista kita tidak akan tertular toxoplasma bila membelai bulu kucing. Bahkan bila pada bulu kucing terdapat kista, dan pindah ke tangan kita pada saat membelai bulunya, penularan masih bisa dicegah dengan mencuci tangan dengan sabun hingga bersih.


Bagaimana gejala manusia yang terinfeksi toxoplasma ?
Sebagian besar manusia yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala sama sekali (subklinis). Meskipun jarang terjadi, pada infeksi yang akut dapat mengakibatkan pembengkakan kelenjar pertahanan (limfoglandula) yang terdapat disekitar leher, ketiak, dll.


Apa akibat toxoplasma pada hewan
Sebagian besar infeksi toxoplasma pada hewan bersifat sub klinis (ringan dan tidak menunjukkan gejala sama sekali). Pada infeksi yang parah dapat menyebabkan diare dan cacat pada fetus kucing atau hewan lainnya


Bagaimana akibat toxoplasma pada manusia
Pada pria, infeksi akut toxoplasma dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Bila berlangsung terus menerus dapat menyebabkan kemandulan. Toxoplasma dan menginfeksi dan menyebabkan peradangan pada saluran sperma. Radang yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya penyempitan bahkan tertutupnya saluran sperma. Akibatnya pria tersebut menjadi mandul, karena sperma yang diproduksi tidak dapat dialirkan untuk membuahi sel telur.

Seperti pada pria, infeksi toxoplasma yang berlangsung terus menerus dapat menginfeksi saluran telur wanita. Bila saluran ini menyempit atau tertutup, sel telur yang telah dihasilkan oleh indung telur (ovarium) tidak dapat sampai ke rahim untuk dibuahi oleh sperma.

Yang paling berbahaya adalah akibat toxoplasma terhadap Janin/fetus. Kista toxoplasma bisa berada di otak janin menyebabkan cacat dan berbagai macam gangguan syaraf seperti gangguan syaraf mata (buta, dll). Akibat lainnya adalah janin dengan ukuran kepala yang besar dan berisi cairan (hidrocephalus).

salah satu akibat toxoplasma

Banyak penyebab hidrocephalus, salah satunya adalah toxoplasma