Memahami pesan agama, baik melaui kitab/lewat keterangan sesama makhluk..perlu hati-hati..
"Allah mengazab siapa yg dikehendakiNYA dan memberi rahmat kpd siapa yg dikehendakiNYA, dan hanya kepadaNYA lah km akan dikembalikan". (QS. Al-Ankabuut : 21)
Jika kita tidak pahami secara hati2 firman ALLAH tersebut bisa membuat kita buruk sangka pada ALLAH SWT.
Krn kata ALLAH mengazab dlm ayat tersbut seolah-olah menggambarkan ALLAH sangat kejam pd makhluk ciptaanNYA sendiri.
Padahal tidak demikian..krn sesungguhnya ALLAH adalah DZAT Yang Maha Rahman&Maha Rahim. Tidak mungkin ALLAh akan menghukum ciptaanNYA sendir dg dasar kebencian.
Kalaupun ALLAH menghukum hambaNYA pastilah berdasar sifat Rahman&Rahim NYA, bukan krn kebencian.
Dengan kata lain, terhadap org yg suka berbuat makar kpdNYA, ALLAH SWT tetap memperlihatkan sifat Rahman&RahimNYA lewat hukuman.
Sejak masa kenabian Rasulullah SAW, ALLAH SWT tidak pernah lagi mengirim azab untuk hambaNYA. Jadi, sekiranya di sekitar kita saat ini ada fenomena alam yg sering terjadi, yg sering diartikan sbg azab ALLAH SWT, yg terjadi diluar jangkauan akal agar kita bisa menerimanya, maka akan lebih selamat jika kita memahami fenomena itu tak lebih sbg tanda Rahman&&RahimNYA.
Dg cara spt itu, insya allah peluang kita untuk berburuk sangka pada ALLAH SWT, menjadi lebih kecil. Sebab fenomena alam apa pun yg terjadi di sekitar kia, tidak lagi kita pahami sbg azab, melainkan sbg rahmat ALLAH SWT yg harus kita syukuri..
Sesungguhnya ALLAH SWT yg tahu persis mengapa mereka mendapat 'hadiah' berupa fenomena alam itu. Dan, cukuplah bagi kita untuk menganggap&memprasangkakan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar