Senin, 14 Desember 2009

Am I Lez?

Apa Artinya Menjadi Lesbian?

ImageLesbian adalah perempuan yang mencintai perempuan. Lesbian tertarik secara seksual terhadap perempuan lain dan perasaan seksual mereka terhadap perempuan lain itu normal adanya serta wajar bagi mereka. Lesbian mengatakan mereka merasa lebih dekat secara emosi dan kejiwaan serta lebih menyukai hubungan intim dengan perempuan. Para ahli memperkirakan bahwa kira-kira 1 dari 10 orang mungkin lesbian atau gay, dan banyak perempuan yang tenar dalam sejarah adalah lesbian. Ada guru, dokter, pengacara, pekerja pabrik, polisi, politikus, menteri, bintang film, artis, ibu, suster, supir truk, model dan penulis novel yang lesbian. Ada orang kulit putih, kulit hitam, Asia, Hispanik dan orang Indian yang lesbian. Mereka bisa saja orang Yahudi, Katolik, Protestan, Buddha atau Muslim. Lesbian ada yang kaya, ada juga yang miskin, buruh kasar atau kelas menengah, muda atau tua. Ada lesbian yang berada dalam pernikahan secara heteroseksual. Ada juga lesbian yang cacat.

Bagaimana Aku Tahu Kalau Aku ini Lesbian?

Aku selalu tertarik pada perempuan. Aku ingat pernah punya perasaan khusus pada anak perempuan sejak aku masih kelas 3 SD meskipun aku tak menganggap diriku seroang lesbian. Aku bahkan tak tahu apa itu lesbian. Aku baru sadar saat kelas 1 SMP… hey, aku ini lesbian. Kristine, Michigan, usia 16

Well, yang jadi pertanyaan bukannya apakah tahu atau tidak tahu. Menerimanya, itulah yang jadi pertanyaan. Aku mulai tertarik pada anak perempuan sejak umur tujuh, jadi aku tahu kalau aku tidak lurus (belok). Hanya saja perlu beberapa waktu untuk mengatakan pada diriku sendiri, aku lesbian dan aku baik-baik saja. Lenore, Illinois, umur 16

Selama masa remaja, sebagian besar perempuan muda mulai menyadari perasaan seksualnya dan mempunyai minat untuk berkencan. Banyak perempuan muda secara fisik merasa tertarik pada lelaki. Tetapi ada juga perempuan muda yang tertarik secara fisik kepada perempuan. Kamu mungkin memperhatikan bahwa dirimu “terangsang” oleh perempuan lain. Kamu mungkin merasa berbeda dengan teman-teman perempuanmu yang lain, sepertinya kamu merasa kadang-kadang tak bisa klop. Ketika teman-teman perempuan melirik cowok, kamu mungkin malahan melirik cewek. Kamu tak berminat berkencan dengan cowok. Kamu mungkin bertanya-tanya, “Mengapa tak ada cowok seperti cewek-cewek keren yang seringkali aku jumpai?” Mungkin kamu merasa bingung juga atau tak yakin kalau kamu lesbian. Kamu mungkin bingung karena kamu tertarik baik pada lelaki maupun perempuan, dan itu tak jadi soal. Ada perempuan yang punya hubungan dengan lelaki maupun perempuan dalam hidup mereka. Ada juga perempuan yang pada akhirnya memutuskan untuk menjadi lesbian saja atau heteroseksual saja. Seksualitas biasanya berkembang seiring dengan waktu, jadi jangan khawatir kalau kamu tidak yakin.


Apakah aku normal?
Orang cenderung melihat unsur seks saja dari homoseksualitas, itulah yang mereka lihat. Mereka tak mengerti bahwa ini juga melibatkan cinta. Kepada siapapun kamu jatuh cinta, itu adalah seksualitas yang normal. Normal dalam mata orang yang melihatnya. Kristine, Michigan, umur 16 tahun

Normal itu berbeda-beda untuk setiap individu. Aku tidak bisa menilai kehidupan atau tubuh orang lain, atau apapun juga dengan standar aku. Aku cenderung untuk menertawakan orang yang berpikiran sempit. Juga, aku bersuara keras di sekolah jika ada siapapun juga yang membuat komentar sesingkat apapun yang sifatnya homophobia. Rachel, Maryland, umur 17 tahun

Ya, kamu normal. Banyak orang lesbian. Banyak ahli setuju kalau orientasi seksual seseorang ditentukan pada usia muda, bahkan saat baru lahir. Menjadi diri sendiri itu normal dan sehat, tak peduli apakah kamu lurus atau belok. Yang penting adalah belajar untuk menyukai dirimu sendiri.


Bagaimana Rasanya Menjadi Anak Remaja dan Lesbian?

Susah, kadang kala aku tak ingin jadi lesbian. Tetapi begitu besar cintaku kepada perempuan sehingga aku tak berniat menyembunyikannya. Red, Australia, umur 20 tahun

Aku dulu bingung oleh bagian dari kepribadianku itu, tetapi dengan berlalunya waktu, hal itu menjadi penting dan berharga dari diriku. Rasanya berat saat berurusuan dengan orang-orang lain, tetapi paling tidak aku tidak bohong dan itu membuatku merasa nyaman. Aku punya hak untuk menjadi diriku sendiri, dan aku punya kemauan untuk berjuang demi hak itu. Bukannya aku mau mengatakan bahwa ini mudah, karena seringkali ini tak tertahankan, tapi bahkan jika aku dapat merubah orientasi seksualku, aku tak akan melakukannya. Jessie, New York, umur 16 tahun

Tak ada yang benar atau salah tentang menjadi lesbian. Karena kamu tumbuh dalam masyarakat yang punya pandangan stereotip tentang lesbian, mungkin kamu beranggapan kalau kamu pastilah bertindak dengan cara tertentu kalau kamu lesbian. Orientasi seksual kamu hanyalah salah satu bagian dari dirimu. Kamu mungkin punya hobi dan minat yang sama seperti teman-teman kamu yang lurus. Homophobia berarti orang tak menerima lesbian dan lelaki gay, dan lesbian serta gay menderita karena diskriminasi dan kekerasan. Itulah sebabnya ada banyak organisasi gay dan lesbian yang memperjuangkan hak-hak sipil gay dan lesbian.


Bagaimana dengan HIV/AIDS?

Aku percaya kalau kamu ingin berhubungan seks, kamu akan melakukannya dengan aman, bahkan jika kamu lesbian. Aku masih perawan. Tetapi seandainya aku sedang berduaan dan kami berhubungan seks, kami akan melakukan hubungan seks yang aman. Tapi sebelum kami melakukannya, kami akan ikut test terlebih dahulu, dan kalau ia menolak, mungkin aku harus memikirkan ulang kelanjutan hubungan kita. April, Michigan, umur 16 tahun

Aku bersikeras akan seks aman. Meskipun ada rumor bahwa dykes tak bisa kena, aku tak mau ambil resiko. Aku selalu mengatakan pada pasanganku, dengan tegas, bahwa aku mau seks aman. Rayne, Pennsylvania, umur 17 tahun

Prinsipku adalah, kalau kamu tak siap untuk bicara tentang seks aman dengan pasangan kamu, mungkin kamu belum siap untuk melakukan hubungan seks. Ini merupakan hal imperatif untuk mengatahui resiko yang mungkin akan kamu hadapi. Annie, Minnesota, umur 17 tahun

Tiap orang harus tahu tentang HIV, virus yang menyebabkan AIDS, bagaimana penularannya, dan bagaimana mencegah agar tidak tertular. Kamu dan pasanganmu harus membicarakan faktor-faktor resiko diri kamu dan dirinya akan penularan HIV dan memutuskan cara seks aman seperti apa yang akan dipakai. Lesbian yang mempunyai resiko adalah mereka yang:

  • Berbagi jarum kalau menggunakan suntikan narkoba
  • Mempunyai hubungan seks dengan lelaki tanpa kondom (Harus diingat bahwa adanya lesbian muda yang melakukan kontak seksual dengan lelaki merupakan hal yang cukup biasa, paling tidak sekali-sekali),
  • Melakukan oral seks dengan perempuan yang terkena HIV/AIDS tanpa pengaman

Inilah caranya bagaimana mengurangi resiko tertular HIV dan penyakit seksual lainnya.

Jangan menyuntik narkoba. Berbagi suntikan merupakan hal paling berbahaya yang bisa membuat kamu mempunyai resiko tertular HIV. lakukan komunikasi dengan pasangan kamu. Kamu tak harus berhubungan seks. Pilihkan kegiatan selain seks untuk menunjukkan rasa sayang: pelukan, ciuman, obrolan, pijitan. Gunakan dental dam atau pelindung yang terbuat dari karet lainnya untuk hubungan oral. Dental dam terbuat dari karet berbentuk kotak dengan sisi sekitar 15 cm, dirancang untuk digunakan dalam bedah gigi, dan dapat dibeli di toko-toko peralatan dan obat gigi. Kondom dari bahan karet yang dipotong bagian tengahnya atau bungkus plastik juga bisa efektif. Gunakan pelindung karet seperti sarung tangan bedah untuk merangsang pasangan kamu dengan jari, terutama kalau ada luka atau goresan di tanganmu. Pakailah selalu kondom kalau berhubungan dengan lelaki.


Bagaimana Aku Belajar Menyukai Diriku Sendiri?
Berbicara dengan seseorang adalah hal yang paling membantu buat aku. Kamu akan merasa tak sendirian. Film, buku, dan situs web juga berguna kalau tak ada orang yang bisa ditanya tentang hal-hal itu atau ketika kamu merasa kacau atau malu untuk membicarakan sesuatu. Aku memilih chatting room untuk gay dan lesbian, itu membantuku menemukan orang untuk bicara. Red, Australia, umur 20 tahun

Ada baiknya belajar melihat dalam diri kamu dan melihat bahwa bagian dari kepribadian kamu yang belok itu ada bersama dengan semua bagian dari dirimu yang tak terpisahkan Ada baiknya melihat bagaimana segala sesuatu yang kamu lakukan atau segala sesuatu tentang diri kamu bagaimanapun juga terpengaruh oleh orientasi seksual kamu. Aku sering menengok ke belakang untuk melihat apa yang terjadi dan tak dapat membayangkan kalau aku tidak belok. Jessie, New York, umur 16 tahun

Setiap orang perlu merasa nyaman dengan diri sendiri. Semua orang itu berharga. Mengembangkan rasa menghargai diri sendiri itu penting bagi anak muda, dan susah bagi gay atau lesbian muda untuk merasa nyaman dengan diri sendiri di saat banyak orang disekelilingnya yakin kalau lesbian dan gay itu sakit atau sesat atau ditakdirkan untuk hidup menderita. Kalau kamu merasa ingin menyembunyikan siapa kamu sebetulnya, hal ini dapat membuat kamu ingin melukai diri sendiri, mengambil resiko yang tak masuk akal, minum alkohol atau memakai narkoba atau mencoba bunuh diri. Kamu mungkin merasa terkucil, takut, dan tertekan, terlebih lagi jika tak ada orang untuk diajak bicara tentang menjadi lesbian. Tetapi, semakin banyak lesbian yang belajar untuk menjadi diri sendiri.

Kamu dapat mencari pertolongan dengan membaca buku yang baik tentang lesbian. Buku dengan informasi yang akurat tentang lesbian yang menjalani hidup dengan utuh. Bertemu dengan sesama lesbian juga bisa menolong, karena kamu akan melihat kalau lesbian itu juga bermacam-macam seperti halnya kelompok-kelompok orang lain dan bahwa masyarakat penuh dengan informasi salah tentang lesbian. Kamu dapat mengatakan kepada diri kamu sendiri setiap hari, “Aku lesbian dan aku baik-baik saja.” Cari seseorang untuk bercakap-cakap yang juga yakin kalau lesbian itu baik-baik saja. Cobalah tengok situs web www.youthresource.com danwww.ambientejoven.org. Situs web ini dikembangkan oleh dan bagi lesbian dan gay muda. Lebih dari 15.000 anak muda yang gay, lesbian, biseksual dan transgender mengunjungi situs ini setiap bulan; banyak dari mereka berkunjung berulang-ulang. Kamu akan menemukan komunitas dukungan. Ingatlah bahwa menjadi lesbian itu normal dan wajar, sama halnya seperti menjadi heteroseksual yang normal dan wajar.

Siapa yang harus diberi tahu? Kalau kamu merasa percaya diri, orang yang paling baik untuk diberitahu adalah orang yang kamu yakini akan menerima kamu dan mencintai kamu apa adanya. Lenore, Oregon, umur 16 tahun

Tak pernah ada waktu yang baik secara pasti untuk memberitahu orang karena memberitahu itu akan merekonstruksi pandangan seseorang akan dirimu, liberal atau tidak. Jadi, selalu sedikit mengejutkan bagi orang yang kamu beritahu. Tetapi kalau kamu sudah melewati rintangan itu, lalu jika mereka bereaksi secara positif, kamu akan merasa diterima. Kalau mereka berubah menjadi dingin dan tak mau berbicara dengan kamu maka kamu akan mengetahui kalau mereka bukanlah teman kamu. Rayne, Pennsylvania, umur 17 tahun

“Coming out” adalah proses menerima diri sendiri sebagai seorang lesbian dan melihat seberapa terbukanya yang kamu inginkan tentang orientasi seksual kamu. Banyak orang tak mengerti tentang lesbian dan mngkin akan sulit untuk mengetahui siapa yang bakal mendengarkan dan mendukung. Beberapa orang teman akan menerima kamu. Yang lain mungkin berpaling dari kamu atau memberitahu orang lain tanpa ijin dari kamu. Memberitahu keluarga seringkali sulit. Ada keluarga yang sangat mendukung, dan ada yang tidak. Mulailah perlahan-lahan. Pilihlah seorang teman sebaya, saudara, orang tua atau orang dewasa lainnya, misalnya pembimbing, konsultan, pekerja sosial di sekolah kamu atau seorang konsultan setempat atau dinas yang melayani pemuda. Sangatlah penting untuk berbicara dengan seseorang yang dapat kamu percaya karena tidaklah normal atau sehat bagi anak muda untuk menyimpan sebagai rahasia hal yang sedemikian pentingnya dalam hidup mereka.


Bagaimana Aku Dapat Menemukan Perempuan Lain Seperti Diriku?

Aku akhirnya berani pergi ke perkumpulan anak muda gay, lesbian, biseksual dan transgender. Aku rasanya tak mengucapkan lebih dari 10 kata dalam sebulan. Aku hanya merasa terpesona karena ada orang-orang yang merasa seperti yang aku rasakan. Sungguh menyenangkan. Kristine, Michigan, umur 16 tahun

Hubungi organisasi perempuan setempat, seperti Institut Pelangi Perempuan, Jurnal Perempuan atau Koalisi Perempuan Indonesia. Banyak akademi dan universitas yang mempunyai organisasi gay dan lesbian. Carilah bacaan tentang gay dan lesbian di toko buku setempat atau gay bar dan kafe untuk mendapatkannya.


Sumber : Institut Pelangi Perempuan

Tidak ada komentar: